Senin, 24 Oktober 2011

Surat Kecil Untuk Tuhan

Ulasan Novel”surat kecil untuk tuhan”

Malam itu aku ingin tidur sendirian di kamar, biasa nya aku minta temen ku untuk temenin aku tidur, ehmmm.mumpung lagi ga kepikiran aneh-aneh ..akhir nya aku beranikan untuk tidur sendirian.Malam itu begitu sunyi-tiba-tiba saja mataku tidak bisa terpejam, wah gawat ingatan ku mulai parno lagi nieee..hiiihihihihi…dan akhir nya aku minta anak nya ibu koozz temnein aku tidur dehh..heheheh (dasar uda besar ga bisa tidur senidri)-_-” . Karena masih belum bisa tidur nie..akhir nya aku lihat buku-buku pelajaran anak ibu koz tadi,…sambil melihat-lihat …aku tertarik dengan buku yng berwrna biru ..kehijauan..wwah kayak nya bagus niee..buku..setelah aku ambil ehhh…….. ternyata sebuah novel judul nya SURAT KECIL UNTUK TUHAN -KARYA ANGES DAVONAR~ ehmmm setelah aku baca halaman pertama nya..eh ternyata menarik banget ada puisi nya hingga menyentuh hati ku
ini adalah isi puisi tersebut
Surat Kecil Untuk Tuhan
Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.
Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku,
terjadi pada orang lain.
Tuhan…
Bolehkah aku menulis surat kecil untuk-Mu
Tuhan…
Bolehkah aku memohon satu hal kecil untuk-Mu
Tuhan…
Biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya..
Tuhan…
Izinkanlah rambutku kembali tumbuh, agar aku bisa menjadi wanita seutuhnya.
Tuhan…
Bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi
Agar aku bisa memberikan kebahagiaan
kepada ayah dan sahabat-sahabatku
Tuhan…
Berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
Agar aku bisa memberikan arti hidup
kepada siapapun yang mengenalku..
Tuhan ..
Surat kecil-ku ini
adalah surat terakhir dalam hidupku
Andai aku bisa kembali…
Ke dunia yang Kau berikan padaku..
In memorial,
Gita Sesa Wanda Cantika. 19/06/91-25/12/06
liat puisi nya saja aku sudah terharu..apa lagi isi nya…..wahhh….ini cerita menarik harus ku baca sampai selesai”pikir ku
bagian pertama isi novel sudah kuselesaikan..genangan air mata sudah mengalir, berikut bagian ke dua and seterus nya hingga novel habis…air mata ini ngak habis-habis nya mengalir…., cerita yang sungguh menyentuh hatiku,ternyata gadis sekecil ini tapi dia mampu berfikir dewasa, jarang ada lho anak yang seperti ini
Keke atau gitta sesa wanda cantika adalah seorang gadis remaja berusia 13 tahun ketika di vonis memiliki penyakit kanker mematikan yang dapat membunuhnya dalam waktu 5 hari. Kanker itu menggerogoti bagian wajahnya sehingga terlihat buruk. Walau dalam keadaan sulit, keke berjuang untuk tetap hidup dan tetap sekolah seperti seorang gadis normal.Secara ajaib, Keke mampu bertahan dari penyakit itu selama 3 tahun melawan vonis kedokteran. Keke, yang sadar hidupnya tak lama lagi kemudian berjuang untuk terakhir kalinya dalam hidup untuk ikut dalam ujian sekolah, impiannya hanya satu, ingin lulus dari bangku Sltp dan merasakan duduk di bangku Sma. Tuhan menjawabimpiannya, ia mampu lulus dengan nilai terbaik di sekolahnya dan akhirnya duduk di Bangku Sma walau hanya sehari saja sebelum akhirnya ia menyerah terhadap kankernya. Atas prestasinya dan dedikasi perjuangannya ia meraih siswa teladan Indonesia pada tahun yang sama.Kisahnya menjadi inspirasi jutaan pembacanya yang tersentuh, dan mungkin bagi beberapa penderita kanker yang masih berjuang untuk sembuh.
itu lah sepengal inti cerita novel surat kecil untuk tuhan … sungguh patut di tiru perjuangan seorang anak melawan kangker ganas…
>>> di dunia ini tak ada yang abadi kecuali Allah SWT , aku hanya bisa bersyukura atas nikmat yang telah di berikan nya, aku masih punya badan yang sehat tidak cacat sedikitpun, punya orang tua yang sayang ma aku, punya cowok yang mengasihiku, dan semua temn –temn ku yang tak pernah lupakan aku. Itu pun sudah cukup bagi aku  terima kasih ya Allah engkau menganugrahkan sesuatu yang tak pernah aku lupakan seumur hidupku
Bagi yang membaca tulisan ini beryukuralah atas nikmat yang di berikan oleh Tuhan ~ itu memudahkan Anda mengatasi segala kesulitan, dan tidak serakah  terima kasih

SUMBER  : Suratri.wordpress.com